Sejarah Softball

Sejarah softball – Permainan olahraga softball merupakan salah satu bidang olahraga yang paling digemari masyarakat di Amerika serikat dan perkembangannya amat pesat, namun lain halnya dengan masyarakat di Indonesia olahraga ini tak begitu diketahui, hanya beberapa masyarakat mengetahuinya dan beberapa sekolah tertentu. Padahal olahraga ini bisa dimainkan oleh seluruh kalangan, bagus yang tua, muda, anak-anak, orang dewasa laki-laki, atau pun perempuan dan tak perlu lapangan yang luas untuk Melaksanakan olahraga ini. Maka dari itu dengan adanya makalah ini akan menjadi acuan bagi saya dan pembaca agar bisa mengetahui olahraga ini dengan bagus. 

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang sejarah softball yang meliputi;
1. Bagaimana sejarah permainan softball?
2. Apa yang dimaksud dengan softball?


Sejarah Permainan Softball

Permainan Softball tepatnya lahir di Amerika Serikat, yang diciptakan oleh George Hancoc di kota Chicago tahun 1887. mulanya sofball dimainkan hanya untuk kegiatan rekreasi semata dan dijalankan di lapangan tertutup.Namun ternyata dalam waktu singkat softball justru menjadi permainan yang banyak digemari masyarakat disana waktu itu.Daya tarik yang utama mengapa permainan ini cepat dicintai masyarakat, karena permainannya berbeda-beda dengan baseball (bisbol). Softball bisa dimainkan oleh tiap orang dengan tak memandang usia, bagus pria ataupun wanita, dan tak memerlukan lapangan yang luas dan yang terlebih bisa dimainkan di gelanggang tertutup. Dari Amerika Serikat, olahraga ini berkembang ke Kanada dan dari sanalah softball makin berkembang ke seluruh penjuru dunia.

Di awal abad ke-20 sofball mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dijalankan di dalam ruangan.Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olahraga ini untuk dimainkan diluar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olahraga ini, dan tahun 1926 nama “softball” digunakan walaupun belum diresmikan. Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah digunakan sebagai tata tertib pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada ketika itu yaitu J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan yaitu amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.

Sejak tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, penyusunan tata tertib bersama untuk lebih jauh memberikan standarisasi tata tertib sofbol. Sudah banyak perubahan tata tertib sejak ketika itu, khususnya pada tahun 1946, dimana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada ketika itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian outfield yang menjelalajah dibelakang infield.Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter). Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. bagus wanita ataupun pria , bisa memainkannya. Lebih jauh pria diluar usia atlit bisa memainkan sebagai kegiatan diluar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang dibutuhkan, sejenis dalam bisbol.

Pada tahun 1960an, beberapa dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun.Ini tak termasuk anggota pria ataupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari bagus pria wanita tua ataupun muda. Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto’s Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dijalankan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965. Mengingat perkembang softball dari permainan rekreasi menjadi suatu cabang olahraga, maka dibutuhkan tata tertib-tata tertib yang seragam sehingga bisa dipergunakan sebagai pedoman bagi seluruh negara.Untuk membuat tata tertib-tata tertib hal yang demikian, sepatutnya ada badan yang mempunyai wewenang untuk itu.

Kemudian lahirlah Federasi Softball Internasional (International Softball Federation).Badan inilah yang akhirnya membuat tata tertib-tata tertib yang menyangkut permainan olahraga softball yang berlaku di seluruh dunia, termasuk Indonesia pada ketika ini. Naskah aslinya tertulis dalam bahasa Inggris, yang banyak diterjemahkan oleh negara-negara anggotanya. Dalam menjabarkan tata tertib ke bahasa nasional negara anggota, ada ditemui beberapa kesulitan untuk memberi pengertian yang tepat. Hal ini sering pula menjadikan sedikit beda pendapat/perselisihan mengenai tata tertib. Untuk mengatasi hal itu, maka bila terjadi kasus demikian, yang dipergunakan pemecahan masalah yaitu naskah tata tertib aslinya, dalam bahasa Inggris. Terbentuknya Federasi Softball Internasional itu, maka memungkinkan diadakannya pertandingan antar negara yang bersifat internasoinal. Kemudian diselenggarakan kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, regional dan dunia. Diterimanya Federasi Softball Internasional menjadi anggota Komite Olympiade Internasional, maka peluang softball untuk dipertandingkan di Olympiade di masa-masa mendatang menjadi lebih terbuka.Usaha ke arah itupun telah dirintis, ketika Olympiade Meksiko, Softball menjadi cabang olahraga yang didemonstrasikan, untuk lebih diketahui lagi.

PENGERTIAN SOFBALL
Sofbol atau softball yaitu olahraga bola beregu yang terdiri dari 2 tim. Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol (baseball) atau hardball. Bola sofbol ketika ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola hal yang demikian dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi target pemain lawan yang memukul (batter) dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense).

tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate. Cabang olahraga Softball ini boleh dikatakan olahraga yang paling digemari dikalangan anak-anak muda, terlebih para pelajar dan mahasiswa. Biasanya pada pemain mempergunakan seragam olahraga yang menarik, dengan disertai teriakan-teriakan istilah bahasa asing ketika mereka sedang bermain.


TEKNIK DASAR PERMAINAN SOFTBALL
berikut beberapa teknik dasar yang sepatutnya dikuasai oleh seseorang dalam permainan softball:

Ø Formasi Pemain Softball

-First basemen

berikut merupakan tugas dari penjaga base satu :
  • Memotong pemain pada home late
  • Membuat mati lawan pada base I
  • Menjaga dan menangkap bola yang di pukul atau dilempar ke arah base I
  • Melempar bola pada base II untuk membuat pemain lawan mati pada base II
  • Second basemen
berikut merupakan tugas dari penjaga base II :
  • Membuat mati terpaksa pada pemain yang ada di base II
  • Menjaga pukulan pada daerahnya
  • Meneruskan lemparan dari outfield ataupun infield
  • Men-tik lawan yang lari dari base I
  • Melempar bola ke arah base II atau base I untuk membuat mati pada regu pemukul
  • Shortstop
berikut merupakan tugas dari posisi antara base II dan base III :
  • memotong ataupun meneruskan bola dari outfield
  • menjaga bola hasil pukulan yang berada di daerahnya
  • membantu menjaga belakang base II kalau second base menjaga base II
  • melempar bola ke arah base I dan base II
  • Third basemen
berikut merupakan tugas dari penjaga base III :
  • meneruskan atau memotong lemparan bola dari outfield
  • melempar bola ke base I untuk membuat mati terpaksa
  • menguasai pukulan bunt ke arah base III
  • menjaga base III
  • Pitcher
pitcher atau pelambung mempunyai tugas sebagai berikut :
  • membantu base
  • membantu pemain di belakang home plate
  • Catcher
Catcher yaitu penjaga di belakang regu pemukul hasil lemparan dari Pitcher. tugas dari catcher dalah sebagai berikut :
  • menjaga pukulan bunt
  • menjaga home plate
  • melempar bola ke base I, base II, base III, serta menjaga belakang base I
Ø Taktik dan Strategi Permainan Softball
Suatu usaha atau siasat dari suatu regu yang diterapkan dalam pertandingan dengan tujuan untuk memperoleh kemenangan disebut taktik. Dua macam taktik yang diketahui dalam permainan softball, yaitu taktik menyerang dan taktik pertahanan.

a. Taktik Penyerangan
Taktik ini biasa digunakan pada ketika regu menjadi regu pemukul. Taktik ini disusun sedemikian rupa sehingga tim pemukul bisa Melaksanakan pukulan dengan bagus dan kembali ke home base dengan sempurna. berikut merupakan taktik menyerang yang digunakan dalam permainan softball.
  • Pukulan tanpa ayun (sacrifice bunt).
  • Pukul dan lari ( hit and run)
  • Mencuri base
  • Pukulan melayang (sacrifice fly)
b. Pola pertahanan (defensive strategy)
Strategi pertahanan pada dasarnya yaitu siasat atau usaha dari regu penjaga lapangan untuk bertahan mematahkan atau menangkis serangan lawan dengan jalan mematikan pelari atau pemukul dengan jalan sebagai berikut :
  • Men-tik base
  • Men-tik lawan
  • Melempar bola pada pitcher (strike)
  • Tangkap bola

c. Posisi penjagaan
pada dasarnya posisi penjagaan ada tiga macam, yaitu deep position, close position, dan medium position, adapun strategi pertahanan, antara lain :
  • Mematikan dengan pasti.
  • Mematikan lebih dari satu kali.
  • Mati terpaksa.
  • Menguasai pelari.

Ø Perwasitan dan tata tertib Permainan Softball
Umpire yaitu pemimpin dalan pertandingan softball. Umpire diberi wewenang mutlak untuk menggunakan tata tertib pertandingan ataupun permainan. selain itu, Umpire juga mempunyai kewenangan untuk memerintahkan pemain, pelatih, kapten, manager untuk menjalankan atau melarang serta menjatuhkan hukuman yang berdasarkan penilaiannya tak cocok dengan tata tertib yang berlaku.

– Tanggung jawab Umpire
kewajiban dan kewenangannya luas disegala segi. Ia akan mengambil posisi dalam tiap bagian lapangan yang menurutnya paling tepat untuk melaksanakan tugasnya.

– Pergantian Umpire
selama pertandingan masih berlangsung Umpire tak bisa diganti, walaupun kedua tim menyetujuinya, Selain apabila ia sakit dan tak bisa melaksanakan tugasnya.

– Keputusan Umpire
Umpire tak bisa diprotes walaupun dalam pelaksanaan tugasnya ia Melaksanakan kekeliruan. sepanjang tak bertentangan dengan salah satu tata tertib, tiap keputusan Umpire tak bisa diganggu gugat.

– Lama permainan
lama pertandingan dalam softball ditentukan dengan inning. satuinning yaitu satu kali menjadi regu penjaga dan satu kali menjadi regu pemukul. dalam permainan resmi, lama permainan yaitu 7 inning

– Jumah pemain
tiap regu dalam permainan softball berjumlah 9 orang dengan pemain cadangan 5-7 orang

– Pertukaran tempat
terjadi perubahan tempat apabila regu penjaga bisa mematikan regu pemukul sebanyak 3 kali

– Nilai
Nilai yang diperoleh apabila pemukul berhasil kembali ke ruang bebas, atas pukulan sendiri atau pukulan teman.

Sejarah Lainnya:

Apayangdimaksuddengan Theshotput